Lima Cara Melatih Anak Bersosialisasi

Ilustrasi. (Sumber: psikologan.blogspot.com)
YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Kemampuan anak berinteraksi perlu dilatih sejak dini. Sebabnya, akan memungkinkan anak menjadi susah berinteraksi dengan orang dan lingkungan yang baru jika tak terbiasa berinteraksi. Bahkan ada yang sampai kategori takut karena orang yang ditemui belum dikenal. 
Sosialisasi tak hanya dengan orang yang belum dikenal atau asing, namun juga kepada kerabat yang sudah lama tak ditemui. Untuk mengatasi, berikut ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melatih anak beradaptasi dengan baik.
1. Ajak anak ke berbagai tempat baru
Anda bisa lakukan ini dengan mengajak anak ke berbagai tempat. Terutama tempat-tempat yang belum pernah dia kunjungi, bisa tempat wisata atau taman bermain umum. Langkah ini, diharapkan membuat anak akan terbiasa dengan keadaan, suasana, dan orang-orang baru lainnya. 
2. Memberikan pemahaman dan gambaran
Jika mengajak anak ke berbagai tempat, Anda sebagai orang tua perlu memberikan pemahaman dan gambaran mengenai kondisi yang dilihat. Dengan begitu, anak dapat mengenal lebih jauh mengenai kondisi yang baru diketahui.
3. Ajak berdiskusi
Sempatkanlah melakukan diskusi bersama dengan buah hati Anda. Langkah ini bisa melatih anak lebih fasih berkomunikasi. Selain itu, sang anak pun bisa menyampaikan atau bertanya terkait kejadian-kejadian yang mungkin baru ditemui.
4. Beri kebebasan bergaul
Terkadang, anak butuh bergaul sesuai dengan pilihan dan keinginan sendiri. Langkah ini dapat mengasah sifat kemandirian. Jangan sampai membatasi anak bergaul, namun sebagai orang tua harus tetap mengontrolnya sehingga bisa bersosialisasi pada keadaan yang benar.
5. Beri fasilitas tambahan.
Ada waktunya orang tua memberikan fasilitas tambahan kepada anak. Tujuannya adalah supaya anak mencari informasi dan pengetahuan mengenai lingkungannya melalui fasilitas lain, misalnya melalui media. Dengan begitu, pengetahuan anak dalam mengenal lingkungan tidak hanya bersumber dari orang tua, akan tetapi bisa melalui fasilitas lain. (psikologan.blogspot.com)