Masyarakat Diminta Berhati-Hati Memilih Makanan Olahan

SLEMAN (kabarkota.com) – Pemerintah kabupaten Sleman meminta agar masyarakat berhati-hati ketika memilih makanan. Sebab jika keliru maka bisa membahayakan kesehatan.
Menurut Sekda Kabupaten Sleman Sunartono, yang perlu diperhatikan masyarakat adalah tanggal kadaluwarsa dan pewarna pada makanan olahan. Kedua hal tersebut perlu diperhatikan, untuk melihat kelayakan makanan saat dikonsumsi.
"Jangan membeli makanan yang sudah mendekati kadaluwarsa. Perhatikan tanggal pembuatan produksi terutama untuk makanan basah," ingat dia kepada kabarkota.com.
Ia menjelaskan, jelang Lebaran memang masih ada beberapa orang yang akan mengirim parsel berisi makanan, meski hal tersebut tak dianjurkan. Namun demikian jika ingin mengirim parcel yang berisi makanan, lebih baik dikemas sendiri.
Baca Juga:  Pemilu 2019 Masih Jauh, Bawaslu DIY sudah Banyak Temukan Pelanggaran
"Beli saja secara terpisah yang akan dibuat parcel. Setelah itu baru dikemas. Khawatirnya jika sudah dikemas tanggal kadaluwarsa tak
kelihatan," kata mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman itu.
Ia menyarankan untuk makanan olahan agar diperhatikan warnanya. Menurutnya jika makanan tersebut berubah warnanya menjadi terang saat diolah, maka jelas menggunakan pewarna non makanan.
"Pewarna untuk makanan biasanya jika diolah akan pudar," kata dia.
Baca Juga:  Pertengahan Tahun, Penerimaan Pajak DIY masih Rendah
Sunartno menambahkan, dampak bagi kesehatan akibat memakan makanan dengan pewarna non makanan itu bukan langsung dirasakan saat dikonsumsi, namun dampaknya beberapa waktu kemudian.
"Ada yang menyebabkan berkembangnya kanker. Sehingga saat ini banyak kasus kanker usus," terang dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Sleman Pustopo mengatakan menjelang Lebaran akan melakukan razia makanan yang tak layak konsumsi. Ia mengatakan akan menyasar sejumlah tempat yang belum dilakukan razia.
Baca Juga:  Ini Rute Baru Trans Jogja Interkoneksi, Beroperasi Mulai November 2016
"Saat ini kami berkordinasi dengan instansi terkait untuk hal ini. Sebab razia seperti ini menyangkut kewenangan masing-masing instansi," kata dia.(din/rin)