Menjelajahi wisata edukasi di Bhumi Merapi Sleman

salah satu zona di Bhumi Merapi Sleman (sutriyati/kabarkota.com)

SLEMAN (kabarkota.com) – Sebagai Kota tujuan wisata, DIY, khususnya Sleman memiliki berbagai obyek wisata yang menawarkan keunggulannya masing-masing. Mulai dari wisata alam, wisata kuliner, hingga wisata edukasi.

Salah satunya, Agro Wisata Bhumi Merapi yang terletak di sekitar jalan Kaliurang KM 20 atau tepatnya dusun Sawungan, desa Hargobinangun, kecamatan Pakem, kabupaten Sleman, DIY.

Obyek wisata satu ini sebagian besar terdiri dari lahan pertanian, perkebunan, dan peternakan dengan pemandangan alam yang berbatasan langsung dengan kali kuning. 

Dengan konsep wisata edukasi keluarga, Bhumi Merapi memiliki sejumlah wahana pembelajaran, seperti taman kelinci dan taman kambing perah, taman reptil, taman hidroponik, camping ground, dan outbond training. 

Di tempat ini, pengunjung tidak sekedar menyaksikan berbagai jenis flora dan fauna yang dikoleksi Bhumi Merapi, tetapi juga sekaligus bisa bercengkrama langsung dengan kelinci, kambing, kura-kura, dan juga ular di taman umbaran. Bagi yang ingin berfoto dengan hewan-hewan lucu dan jinak tersebut, pemandu mempersilakan secara cuma-cuma.

Di unit tanaman hidroponik, wisatawan juga bisa praktek menanam dengan pendampingan pemandu. Begitu pun di taman umbaran kambing dan kelinci, pengunjung juga leluasa untuk memberi makan hewan-hewan tersebut.

Tak hanya itu, wisatawan juga bisa membeli kelinci ataupun tanaman hidroponik, dengan menghubungi pengelola. Bagi anak-anak muda yang suka selfie juga disediakan spot khusus untuk berfoto ria. 

Hanya saja, karena obyek wisata ini masih terhitung baru, belum ada warung-warung kuliner di lokasi, kecuali di pendopo utama yang menjajakan makanan dan minuman, khususnya dari hasil bumi di taman tersebut.

Obyek wisata ini buka setiap hari, mulai pukul 08.30 – 17.00 WIB, dengan harga tiket masuk Rp 10 ribu per orang. (Rep-03/Ed-03)