Menkes sebut penyakit katastropik gerogoti biaya JKN

Menkes RI, Nila Farid Moeloek. (sutriyati/kabarkota.com)

SLEMAN (kabarkota.com) – Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila Farid Moeloek menyebut, tujuh penyakit katastropik telah menggerogoti biaya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Hal tersebut diungkapkan Menkes dalam sambutan saat pembukaan Konferensi Nasioal Health Promoting Hospital (HPH), dan Konferensi Asial Global Green and Healthy Hospital ke-3 di Yogyakarta, Rabu (3/8/2016).

Loading...

Menurut Menkes, ketujuh penyakit yang dimaksud adalah penyakit ginjal, jantung, syaraf, kanker, diabetes mellitus, dan haemofilia. “Penyakit tidak menular itu menggerogoti biaya untuk pengobatannya,” anggapnya.

Disebutkan Nila, jumlah penerima JKN dengan kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) saat ini telah mencapai 92,4 juta jiwa. Sedangkan pengguna JKN sebanyak 106 juta jiwa.

Karena itu, lanjut Menkes, rumah sakit perlu memberikan penekanan lebih besar terhadap upaya promosi kesehatan dan pencegahan penyakit, serta tidak hanya berfokus pada pelayanan kuratif semata.

“Harus ada promosi kesehatan yang berkelanjutan. Apakah itu sudah dilakukan?” Ujar Menkes.

Pihaknya juga menambahkan, sekitar 5-7 persen penduduk berada di rumah sakit, sehingga itu menadi kesempatan bagi rumah sakit untuk memberikan contoh ber-Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). (Rep-03/Ed-03)