Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas

Visualisasi Merapi dari Batur, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, DIY, Senin (18/2/2019) pagi. (dok. istimewa)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Awal pekan ini, Gunung Merapi yang terletak di perbatasan DIY-Jateng masih menunjukkan aktifitas vulkanik.

Dari sebuah video berdurasi 45 detik yang beredar di jejaring sosial, Senin (18/2/2019), seorang Petugas kehutanan dinas LHK jateng di klaten, Gigih Dyan istyowibowo memperlihatkan luncuran awan panas.

“Tanggal 18 Februari (2019), awan panasnya kembali turun. Ini makin besar dari yang tadi pagi, mungkin setelah luncuran kedua. Saya melihat langsung dari Kecamatan Pemalang Kabupaten Klaten, pukul 06.40 WIB,” kata Gigih dalam videonya.

Sementara informasi yang dihimpun dari akun media sosial BPPTKG, baik facebook maupun twitter menyebutkan bahwa telah terjadi sedikitnya lima kali awanpanas guguran awan panas dari puncak Gunung Merapi, pada pukul 06.05, 06.13, 06.24, 06.25 dan 06.28 WIB dengan jarak luncur maksimum 1 km ke arah Kali Gendol.

Kemudian pada pukul.07.32 WIB, guguran awan panas sejauh 200 meter kembali terjadi, dan mengarah ke Kali Gendol, dengan tinggi asap sekitar 400 meter.

Kepala BPPTKG DIY, Hanik Humaida saat dikonfirmasi kabarkota.com, membenarkan informasi tersebut dan status Merapi masih di level II (Waspada).

Untuk itu, masyarakat diimbau agar panik, dengan menjauhi aktivitas di radius 3 km dari puncak gunung. Selain itu, masyarakat, khususnya di sekitar lereng Merapi juga diminta untuk terus memantau perkembangan aktivitas gunung dari BPPTKG, melalui berbagai kanal media yang bisa diakses. (Ed-02)