Pakar: Wacana Pembangunan Mall di Bantul, Perlu Kontrol Tata Ruang

Ilustrasi (sutriyati/kabarkota.com)

SLEMAN (kabarkota.com) – Wacana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul untuk membangun mall dikritisi banyak pihak. Tak hanya disoroti dari aspek ekonomi dan lingkungan, tetapi juga menyangkut tata ruang di wilayah sekitarnya.

Pakar tata ruang UGM, Budi Prayitno mengatakan, pembangunan mall merupakan tuntutan gaya hidup masyarakat modern sehingga semestinya difasilitasi karena tidak bisa dipungkiri keberadaannya. Hanya saja, Pemkab juga harus memikirkan tentang daya dukung dan daya tampung.

Baca Juga:  Komunitas Pengemudi Taksi Temui Pemda DIY, Ini Poin Kesepakatannya

“Hadirnya mall pasti akan diikuti pembangunan lainnya,” kata Budi kepada kabarkota.com, Kamis (7/4/2016).

Salah satu dampak dari pembangunan mall itu, menurut Budi, adalah kontrol tata ruang daerah di sekitar mall tersebut. “Pasti akan ada kos-kos an untuk karyawan. Juga akan timbul kemacetan. Itu mesti dipikirkan,” imbuhnya.

Di samping itu, Budi juga berpendapat bahwa mall akan merangsang pertumbuhan usaha-usaha modern seperti ritel, hotel, apartemen, dan lainnya sehingga memberikan dampak terhadap sistem perekonomian kerakyatan. (Ed-03)

Baca Juga:  Relokasi Parkir Malioboro Dinilai tak Indahkan Kesejahteraan Jukir

Kontributor: Januardi