Pasca Banjir & Longsor, PMI DIY Masih beri Layanan Kesehatan ke Warga Terdampak

Ilustrasi: Layanan kesehatan PMI DIY bagi warga terdampak bencana alam di Kulon Progo (dok. poskopmidiy)

SLEMAN (kabarkota.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) DIY masih memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Bantul dan Kulon Progo.

Ketua PMI DIY, Gusti Bendoro Pangeran Harjo (GBPH) Prabukusumo mengatakan, pihaknya telah mengerahkan tim kesehatan untuk masyarakat terdampak di kecamatan Kretek Bantul dan Panjatan Kulon Progo, dengan menjangkau 166 orang penerima manfaat.

“Kami masih akan melakukan pelayanan kesehatan berupa mobile clinic, membantu masyarakat untuk membersihkan lingkungan terdampak, mendistribusikan alat kebersihan, dapur umum untuk relawan PMI dan well cleaning,” kata Gusti Prabu melalui siaran pers PMI, baru-baru ini.

Selain layanan kesehatan, menurut Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI DIY, Arif Riyanto Budi Nugroho, hingga 19 Maret 2019, pihaknya mengerahkan 234 personel, 3 perahu karet, 1 truk tangki, 15 ambulans, kendaraan 4×4 sebanyak 14 mobil, kendaraan operasional 10 unit, mendistribusikan 100 selimut, terpaulin 27 lembar dan alat-alat kebersihan.

Ratusan personel tersebut, kata Arif, sengaja diterjunkan untuk memberikan pertolongan pertama dan penyelematan pada saat kejadian, serta membantu membersihkan jalan yang terdampak, bergotong royong untuk mengondisikan daerah terdampak parah seperti di Wunut Imogiri. (Ed-02)