Pasukan Korea Utara Siap Perang

Ilustrasi (sumber: republika.co.id)

PYONGYANG (kabarkota.com) – Militer Korea Utara (Korut)dilaporkan dalam kondisi siaga perang, beberapa jam menjelang tenggat ultimatum terhadap siaran propaganda Korea Selatan (Korsel).

Perselisihan kedua negara selama beberapa hari terakhir bermula ketika Korsel mengarahkan siaran propaganda ke wilayah Korut di perbatasan. Siaran itu berisi buletin berita, perkiraan cuaca, dan musik.

Buntutnya, Korut menembakkan artileri di sepanjang perbatasan untuk memprotes siaran propaganda tersebut. Korsel pun membalas tembakan di dekat perbatasan kedua negara.Hingga akhirnya pemimpin Korut, Kim Jong-un memerintahkan pasukan di garis depan pertahanan untuk siaga perang.

Baca Juga:  Malioboro untuk Nama Hotel Mesum di Jakarta, Begini Reaksi Warga Yogya

Menurut Kim, Korut akan menempuh aksi militer jika Korsel tidak menghentikan siaran propaganda di perbatasan dan membongkar fasilitas siaran dalam kurun 48 jam. Ultimatum itu akan mencapai tenggat pada Sabtu (22/08) pukul 17.00 waktu Pyongyang.

Sementara pemerintah Korsel tetap bersikukuh akan melanjutkan siaran tersebut. ”Kami siap merespons dengan kuat setiap provokasi Korea Utara,” kata juru bicara kantor kepresidenan Korsel seperti dikutip BBC Indonesia, Sabtu (22/8).

Baca Juga:  Perempat Final Liga Champions: Porto Hantam Munchen

Sejatinya, Korut dan Korsel masih dalam status berperang karena pertempuran antara keduanya pada periode 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata.