Pembunuh Mahasiswi UGM Gadaikan HP Korban untuk Ini

konferensi pers di Mapolda DIY, Rabu (4/5/2016).

SLEMAN (kabarkota.com) – Dua hari pasca penemuan jenazah mahasiswi FMIPA UGM, Feby Kurnia di toilet kampus, Kepolisian berhasil meringkus orang yang diduga pelaku pembunuhan yang tak lain adalah petugas kebersihan (cleaning service) kelas dan lorong di lantai 5 gedung perkuliahan korban.

Wakil Kepala Polda (Wakapolda) DIY, A.H.Gani mengungkapkan, pelaku yang berinisial EA membunuh Feby karena ingin menguasai barang milik korban, berupa 2 Hand Phone (HP), powerbank, dan Sepeda Motor matic.

Baca Juga:  Hafiz Cilik asal Indonesia buat Juri MHQ Internasional Meneteskan Air Mata

Dari pengakuan tersangka, lanjut Gani, pria yang ditangkap di wilayah Pleret Bantul itu sempat menggadaikan HP dan Powerbank korban seharga Rp 650 ribu.

“Uang hasil gadai digunakan untuk membeli pakaian, rokok, bensin, susu, dan juga sepatu anak” kata wakapolda saat menggelar konferensi pers di Mapolda DIY, Rabu (4/5/2016).

Akibat kejahatannya, EA akan dijerat pasal berlapis, dengan ancaman hukuman sekitar 15 tahun penjara.

Baca Juga:  Kemdikbud Gelar Sayembara Penulisan Surat untuk Presiden bagi Siswa SMP

Sementara Dekan FMIPA UGM, Pekik Nurwantoro menegaskan bahwa EA merupakan tenaga outsourcing yang kontrak kerjanya habis, sehari setelah melakukan aksi pembunuhan.

Berkaca dari kejadian tersebut, Pekik mengaku akan melakukan evaluasi terkait penggunaan tenaga outsourcing di kampusnya.

“Kami akan mencoba memfilter siapa pun (tenaga oursourcing),” tegasnya.

Pihaknya juga mengklaim telah memberikan santunan untuk keluarga korban, khususnya untuk membiayai kepulangan jenazah dan keluarganya k kampung halaman di Batam, Kepulauan Riau. (Rep-03/Ed-03)