Pemkab Kulon Progo Siapkan 20-an Hektar Tanah Relokasi Warga Terdampak Proyek Bandara

Tulisan penolakan pembangunan bandara terpasang di pohon kelapa yang berada di lahan pertanian pesisir pantai Kulon Progo (sumber:gitapala.ft.ugm.ac.id)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo mengaku, pihaknya telah menyiapkan lahan 20-an hektar untuk relokasi warga terdampak langsung proyek bandara baru, khususnya di wilayah Temon.

Hasto mengatakan, luasan lahan tersebut sengaja disiapkan untuk pemukiman warga serta pembangunan sejumlah fasilitas publik, seperti tempat ibadah, dan gedung-gedung sekolah.

Baca Juga:  Jadwal Listrik Padam di DIY per 13 November 2018

“Jika itu masih kurang, maka kami juga menyiapkan tanah kas desa di wilayah lainnya,” kata Hasto kepada wartawan usai rapat dengan Gubernur DIY, di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat (24/10).

Pada tahap selanjutnya, tambah dia, pihaknya juga akan menyiapkan lahan relokasi untuk usaha warga, seperti lahan pertanian, dan peternakan.

Sementara ditanya terkait dengan pendataan warga, Hasto menegaskan bahwa tidak ada manipulasi data dalam proses relokasi nantinya.

Baca Juga:  Breaking News: Pesawat yang Berlaga di Gebyar Dirgantara AAU Yogya Jatuh

“Data kami tidak akal-akalan,” paparnya sembari tersenyum.

Meski begitu pihaknya juga mengakui, hingga saat ini masih ada sebagian warga yang menolak rencana pembangunan bandara baru di wilayahnya tersebut.

SUTRIYATI