Pemkot Yogya Buka Pelatihan Gratis untuk Pengangguran dan Difabel

Ilustrasi (youtube.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Pemerintah Kota (Pemkot)Yogyakarta melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) kembali membuka kesempatan bagi para pencari kerja atau pengangguran untuk mengikuti berbagai pelatihan gratis, pada tahun 2016 ini.

Pembukaan pelatihan gratis untuk warga kota Yogyakarta itu berdasarkan Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 8 Tahun 2015 tanggal 30 Desember 2015 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Yogyakarta Tahun Anggaran 2016 dan Peraturan Walikota Nomor 77 Tahun 2015 tanggal 30 Desember 2015 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Yogyakarta Tahun Anggaran 2016 serta sesuai tugas pokok Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta terkait peningkatan kompetensi calon tenaga kerja dan epngurangan angka pengangguran bahwa Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta akan menyelenggarakan berbagai macam pelatihan di tahun 2016.

Adapun berbagai pelatihan yang ditawarkan itu terdiri dari 7 pelatihan Mobile Training Unit (MTU) dengan peserta dari kecamatan tertentu dan 23 pelatihan institusional/umum dengan peserta se-Kota Yogyakarta.

Baca Juga:  Omnibus Law Cilaka Ciptakan Ketidakadilan Ekonomi

Berikut jenis pelatihan dan persyaratan sebagaimana dilansir laman Pemkot Yogyakarta, Jumat (22/7/2016)

Pelatihan MTU:

Pelatihan Komputer, Desain Grafis dan Sablon (Kec. Danurejan, Kec. Gedongtengen, Kec. Ngampilan); (20 orang)

Pelatihan Tata Rias Kecantikan (Kec. Jetis, Kec. Wirobrajan); (16 orang)

Pelatihan Tata Rias pengantin Paes Ageng (Kec. Kotagede, Kec. Mergangsan); (16 orang)

Pelatihan Membatik Lanjutan (Kec. Gondokusuman, Kec. Umbulharjo, Kec. Gedongtengen, Kec. Jetis); (20 orang)

Pelatihan Jumputan Lanjutan (Kec. Mantrijeron, Kec. Kraton, Kec. Tegalrejo); (16 orang)

Pelatihan Membatik (Kec. Mergangsan, Kec. Kotagede); (16 orang)

Pelatihan Audio Visual dan Multimedia Fotografi (Kec. Gondokusuman, Kec. Kraton); (16 orang)

Pelatihan Institusional se-Kota Yogyakarta:

Satpam (50 orang, 2 angkatan @25 orang)

Baca Juga:  Rumah Sakit Masih Hadapi Kendala dalam Penerapan Fingerprint BPJS

Setir Mobil dan SIM A (80 orang, 4 angkatan @20 orang)

Perhotelan/Front Office (25 orang/16 orang)

Travel Agent (16 orang)

Spa Terapis (16 orang)

Pembuatan Kue Roti (16 orang)

Tata Boga/Layanan Restoran dan Jasa Boga) (16 orang/16 orang)

Tata Rias Kecantikan (16 orang)

Tata Rias Pengantin/Paes Ageng (16 orang/16 orang)

Membatik Lanjutan (16 orang)

Menjahit Dasar (terampil) (16 orang)

Menjahit Mahir (16 orang)

Menjahit Kebaya dan Surjan (16 orang)

Bengkel Mobil (16 orang)

Akupresur (16 orang)

Pelatihan untuk Difabel (16 orang)

Persyaratan:

Pengangguran/Pencari Kerja (diutamakan warga miskin) Kota Yogyakarta

Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) (2 lembar)

Foto copy Kartu Kuning (AK1) (1 lembar)

Foto copy ijazah terakhir (2 lembar)

Foto copy KMS bagi yang memiliki (1 lembar)

Foto copy Kartu Keluarga (C1) (1 lembar)

Pas foto berwarna 3×4 cm (2 lembar)

Baca Juga:  Eksistensi TV Lokal, Tantangan Komisioner KPID ke Depan

Usia produktif

Bisa baca tulis (tidak buta huruf)

Belum pernah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta minimal berselang 2 (dua) tahun dari pelatihan yang terakhir diikuti/hanya boleh mengikuti 1 jenis pelatihan dalam tahun yang sama

Amplop surat dan perangko

Khusus Pelatihan Perhotelan:
Usia maksimal 25 tahun
Pendidikan minimal SLTA/Sederajat
Berpenampilan menarik,
tidak bertindik (untuk laki-laki),
tidak bertato atau memiliki cacat fisik

Khusus Pelatihan Satpam:
Usia maksimal 30 tahun
Pendidikan minimal SLTA/Sederajat
Tidak berkacamata,
tidak bertindik (untuk laki-laki),
tidak bertato atau memiliki cacat fisik

Semua persyaratan dimasukkan ke dalam stopmap warna bebas dan didaftarkan ke Seksi Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja (LATTAS) Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta, Jl. Kenari no.56 Komplek Balaikota Timoho Kota Yogyakarta. (Rep-03/Ed-03)