Pendaftar Kuliah Umum Zakir Naik di UMY Membludag

Ilustrasi (dok. istimewa)

BANTUL (kabarkota.com) – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) akan menggelar kuliah umum dengan menghadirkan ustadz kenamaan asal India, Zakir Naik, pada 3 April 2017 mendatang. Sejak diumumkan hingga saat ini, pendaftar yang ingin mengikuti kuliah umum tersebut membludag.

Panitia lokal kunjungan Zakir Naik di UMY, Nasrullah mengatakan, berdasarkan data terakhir, jumlah calon peserta sudah mencapai 6 ribuan orang, sesuai dengan kapasitas sportorium yang akan digunakan nantinya. Peserta, tak hanya datang dari 34 provinsi se Indonesia, tetapi juga perwakilan dari sejumlah Negara, seperti Australia, Thailand, dan Malaysia.

Baca Juga:  Reuni PA 212 akan Kembali Digelar, FUI DIY siap Berpartisipasi

Menurut Nasrullah, Naik merupakan ilmuwan yang memiliki pemahaman bagus tentang keislaman, serta menguasai banyak kitab suci, sehingga layak menjadi inspirasi, khususnya bagi para peserta kuliah umum.

“Harapan kami, beliau bisa meluruskan miskonsepsi masalah Islam dan menjelaskan tentang pemahaman ajaran agama Islam dengan benar,” kata Masrullah, saat dihubungi kabarkota.com, Kamis (30/3/2017).

Nasrullah mengungkapkan, selama ini miskonsepsi masalah Islam bukan hanya terjadi di Indonesia tetapi juga di Negara-negara lain di dunia. Misalnya, saat terjadi kekerasan ataupun terorisme selalu konsepsinya Islam atau muslim. Padahal itu bukan ajaran Islam.

Baca Juga:  UU tentang Perlindungan & Pengelolaan Lingkungan Hidup Diusulkan untuk Direvisi

“Islam itu sebagai pembawa rahmat, sehingga kami berharap beliau bisa meluruskan kesalahpahaman itu,” ucapnya lagi.

Sementara dihubungi terpisah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) DIY, Thoha Abdurrahman menyatakan, pihaknya akan mengirimkan perwakilan untuk menghadiri kuliah umum Naik di UMY.

Ustadz legendaris asal India ini akan memberikan kuliah umum bertemakan “Religion as an Agent of Mercy and Peace” di hadapan 6 ribu peserta dari berbagai elemen. Kedatangannya ke UMY kali ini sebagai rangkaian program Indonesian Visit 2017, yang sudah direncanakan oleh tim Zakir Naik, ke sejumlah daerah. (Rep-03/Ed-03)