Pengalihan Suara PPP ke KIH Ditanggapi Sinis

Petinggi DPP PPP yang tengah berseteru, Romahurmuzy (kiri) dan Suryadharma Ali (kanan). (sumber:waspada.co.id)


YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Perpecahan di Internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang berujung pada pengalihan dukungan dari Koalisi Merah Putih (KMP) ke Koalisi Indonesia Hebat (KIH) mendapat tanggapan sinis dari Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Kota Yogyakarta.

Ketua Dewan Pembina Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Kota Yogyakarta, Muhammad Fuad mengaku malu dengan kelakuan pengurus DPP PPP yang memberikan dukungan untuk Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Fuad menganggap, keputusan tersebut diambil untuk kepentingan sesaat, tetapi justru mengorbankan ideologi.

Loading...

"Hari Jum'at (10/10) besok, kami akan mendampingi DPW PPP ke jakarta untuk menyampaikan protes dan aspirasi dari daerah," kata Fuad kepada kabarkota.com melalui Whatsapp, Kamis (9/10).

Menurut Fuad, pihaknya akan menyampaikan bahwa ideologi PPP sangat berseberangan dengan KIH. Untuk itu, tidak selayaknya Partai berlambang Ka'bah ini mengorbankan ideologi untuk mengejar jabatan.

Lebih lanjut ia juga menegaskan bahwa GPK akan berusaha mempertahankan koalisi PPP dengan KMP di daerah-daerah. Salah satunya, dengan menggunakan pengaruh GPK di setiap wilayah untuk menekan DPC dan DPW agar tetap konsisten. Terlebih, di sejumlah wilayah, PPP sudah berjalan auto pilot, tanpa bergantung pada DPP.

SUTRIYATI