Pengrajin Biola Kulon Progo Minta Produknya Dipatenkan

ilustrasi (citosmagz.com)

KULON PROGO (kabarkota.com) – Pengrajin biola di wilayah Kulon Progo, DIY meminta agar produknya bisa dipatenkan sehingga meningkatkan daya jual. Permintaan tersebut disampaikan Salah seorang pengrajin biola, Kuncoro, saat mendapatkan kunjungan dari Dekranasda DIY di Kulon Progo, baru-baru ini.

“Biola produk kam laku di luar negeri tapi di dalam negeri tidak laku,” keluhnya seperti dilansir laman Pemkab Kulon Progo, Senin (11/4/2016).

Baca Juga:  Jadwal Listrik Padam per 30 November 2018

Selain biola, produk kerajinan unik yang juga diproduksi di Kulon Progo, utamanya wilayah Samigaluh adalah kacamata dan jam tangan kayu yang sudah diekspor ke tujuh negara, seperti Panama, Denmark, dan Rusia.

Sementara, Puryanto, pengrajin dari Batik Sinar Abadi juga berharap agar infrastruktur ke lokasi pengrajin bisa diperbaiki.

Anggota DPD RI dari DIY, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas yang turut berkunjung ke Kulon Progo berpendapat, meski nantinya terjadi perkembangan ekonomi yang besar-besaran, pasca pembangunan Bandara baru dan Pelabuhan di wilayah tersebut, namun kearifan lokal harus tetap dijaga oleh masyarakat setempat.

Baca Juga:  2016, Tiga Pasar Tradisional di Sleman Direvitalisasi

Menurutnya, yang paling penting dalam manajemen pengrajin adalah jangan sampai mencampuradukkan antara pengelolaan keuangan dengan proses produksi.

“Kegagalan usaha kerajinan adalah belum adanya pemisahan kedua hal tersebut sehingga pengrajin sering kali lupa terhadap proses produksi,” katanya. (Rep-03/Ed-03)