Ekonom Pertanian Usulkan ini untuk Genjot Sektor Pertanian

Ketua Perhepi, Bustanul Arifin (sutriyati/kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi) mendorong pemerintah agar membentuk Bank Pertanian dan Asuransi tanaman guna menggenjot sektor pertanian di tanah air. Sayangnya, Ketua Perhepi, Bustanul Arifin mengungkapkan, hingga kini usulan tersebut belum mendapatkan respon dari pemerintah.

Selama ini, kata Bustanul, masalah pembiayaan yang dihadapi petani terkait minimnya informasi serta buruknya komuniasi antara petani dengan pihak perbankan, dan juga dualisme struktural antara pembiayaan agrobisnis modern berskala besar yang berhadapan dengan pertanian rakyat yang berskala kecil.

Baca Juga:  HIPMI Khawatirkan Gejolak pasca Kenaikan Harga BBM

“Untuk asuransi tanaman, 80 persen preminya ditanggung pemerintah,” kata guru besar Universitas Lampung ini, dalam Seminar Nasional tentang pertanian, di Yogyakarta, Selasa (23/2/2016).

Di samping itu, Bustanul yang jugaEkonom dari Institute Development of Economic and Finance (INDEF) ini juga berpendapat bahwa pemerintah pusat perlu memberikan insentif khusus bagi Pemerintah Daerah (Pemda) yang dinilai mampu memenuhi target produksi pertanian di wilayahnya masing-masing. Mengingat, total produksitivitas pertanian Indonesia masih sekitar 1 persen atau terhitung rendah di kawasan Asia.

Baca Juga:  Info Rekrutment CPNS 2016 Beredar di Medsos, Ini Penjelasan Kementerian PANRB

“Persoalan pangan di Indonesia ini terkait dengan tidak signifikannya peningkatan teknologi di bidang pertanian,” anggapnya. (Rep-03/Ed-03)