Presiden Putuskan Nasib Proyek Hambalang

Ilustrasi (idntimes.com)

JAKARTA (kabarkota.com) – Presiden, Joko Widodo (Jokowi) memutuskan, proyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, di Sentul, Jawa Barat, akan dilanjutkan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi tim independen yang terdiri atas para pakar dari sejumlah universitas, yakni ITB, UI dan UGM yang pada intinya menyimpulkan bahwa proyek tersebut tetap bisa dilanjutkan. Hanya saja, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Salah satunya menyangkut penyesuaian daya dukungnya.

Baca Juga:  PT KAI Siapkan Klinik Kesehatan di Kereta Api

Menurutnya, saat ini, tim pakar betul-betul meneliti tiga aspeknya, dari segi geologi dan geologi teknik, dari segi gerakan tanahnya, dan dari segi aspek bangunannya.

Dari segi aspek bangunan, lanjut Menteri PUPR,  masih tegak semua. Sementara dari gerakan tanah, yang bergerak tanah-tanah timbunan sehingga pembangunan selanjutnya benar-benar memperhatikan tentang daya dukungnya.

“Karena ini di atas Formasi Jatiluhur, lempung clay shale itu. Untuk itu, syaratnya dilakukan lagi penelitian gerakan tanahnya. Kemudian kita harus cek dulu pondasi-pondasi bangunan yang lalun itu sampai betul nggak sampai pada batuan dasarnya. Kemudian harus diatur tata salirnya atau tata airnya,” kata Basuki seperti dikutip laman Setkab, Selasa (3/5/2016).

Baca Juga:  11 Pebisnis e-Commerce Sukses akan Berbagi Ilmu di JUCO 2018

Untuk itulah, lanjut Basuki, Presiden memberi tenggat waktu hingga akhir tahun 2016 ini supaya penelitiannya dituntaskan, sebelum melanjutkan pembangunan.

Mengenai kelanjutannya, Basuki menjelaskan,  apakah masih mungkin kalau sekarang ini ada sebelas bangunan, nanti sesuai dengan daya dukung. Termasuk bagaimana pemanfaatannya, menurut Menteri PUPR, itu juga harus dikaji.

“Itu nanti ditunggu sampai 2017, karena kita sekarang juga sedang fokus di Asian Games. Intinya itu,” tegas Basuki. (Rep-03/Ed-03)