PT KAI Daops 6 Yogya Percepat Pengembalian uang Pembatalan Tiket KA

Ilustrasi (dok. kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Guna mendukung kebijakan social distancing dan physical distancing, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) 6 Yogyakarta terpaksa membatalkan seluruh perjalanan KA jarak jauh, termasuk angkutan mudik Lebaran 2020. Baik perjalanan ke arah Barat tujuan Jakarta dan Bandung, maupun arah timur, seperti Surabaya, Malang, dan Ketapang.

Untuk itu, Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto mengimbau, agar masyarakat yang telah memesan tiket perjalanan KA jarak jauh tersebut segera melakukan pembatalan ataupun penjadwalan ulang.

Baca Juga:  ARJ Desak Tokoh Sisa Orba Mundur dari Panggung Politik

“Kami akan mempercepat pengembalian uang pembatalan tiket via KAI Access, dari sebelumnya paling lama 45 Hari menjadi 3 hari kerja,” kata Eko dalam siaran pers, Kamis (30/4/2020).

Pihaknya menjelaskan, jika penumpang melakukan pembatalan melalui KAI Access, maka PT KAI akan mengembalikan 100% uang pembatalan tiket, melalui transfer. Ketentuan tersebut berlaku untuk pembatalan mulai 30 April s.d 4 Juni 2020, serta untuk keberangkatan KA masa Angkutan Lebaran 2020, mulai 14 Mei s.d 4 Juni 2020.

Baca Juga:  Basmi DBD di Sleman Libatkan Siswa SD

“Layanan itu kami berikan bagi pelanggan agar beralih ke pembatalan secara online, daripada harus ke Stasiun. Meskipun di Stasiun, kami juga tetap dapat menerima proses pembatalan tiket,” tegas Eko.

Untuk bisa mengakses layanan secara online tersebut, kata Eko, maka penumpang perlu mendownload atau mengupdate aplikasi KAI Access menjadi versi terbaru terlebih dahulu. Saat registrasi, penumpang harus mendaftarkan nama dan nomor identitas yang sesuai dengan data pada tiket. Pada menu pembatalan, masukkan juga nomor rekening yang memiliki nama sesuai dengan nama penumpang pada tiket.

Baca Juga:  Ini Penjelasan MUI Pusat Tentang Al Maidah 51

Pihaknya berharap dengan percepatan pengembalian uang pembatalan tiket ini, dapat mempermudah, sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan dananya kembali secara tunai dan cepat. (Ed-01)