Puluhan Rider Siap Berlaga di Kejuaraan Berkuda D’Paragon Equestrian 2018

Latihan balap kuda di DHRC Yogyakarta (dok. dhrc)

SLEMAN (kabarkota.com) – Sebanyak 30 ekor kuda akan turun gelanggang bersama 50-an rider senior dan junior siap berlaga dalam kejuaraan berkuda D’Paragon Equestrian 2018, di D‘Paragon Horse Riding Club, (DHRC) Kompleks Wisata Embung Tambakboyo, Condongcatur, Depok, Sleman, DIY, pada 20 – 21 Oktober 2018.

Event President DHRC, Yucok Riandita menerangkan, laga pacuan kuda yang diikuti 8 klub berkuda equestrian se-DIY dan sekitarnya ini merupakan yang kedua kalinya digelar, setelah sebelumnya pada tahun 2017 lalu menuai kesuksesan.

Baca Juga:  Creator Content Fest 2018 akan Digelar di Kampung Metaraman Yogya

Kejuaraan D’Paragon Equestrian Competition ini, lanjut Riandita, sebagai ajang para rider untuk menampilkan kepiawaiannya dalam menaklukkan berbagai rintangan, baik kategori Dressage atau Tunggang Serasi dan Showjumping, yang diselenggarakan oleh sekolah berkuda DHRC Yogyakarta.

“Para peserta nantinya akan melakukan pertandingan dengan mengikuti jadwal yang telah ditentukan oleh Panitia Kejuaraan,” jelas Riandita, dalam rilisnya, Jumat (19/10/2018).

Untuk hari pertama pada 20 Oktober, jelasnya, akan mempertandingkan disiplin dressage. Sedangkan hari kedua pada 21 Oktober, giliran kategori show jumping yang akan berlaga, mulai pukul 07.00 WIB.

Sementara itu, Penasehat Kompetisi sekaligus pemilik DHRC Yogyakarta, M. Syarif Hidayat mengungkapkan, kompetisi ini dinilai sangat penting. Sebab, melalui ajang ini sebagai wadah untuk mencari dan menyaring bibit-bibit unggul yang berpotensi menjadi calon-calin atlet equestrian, baik tingkat nasional maupun dunia.

Baca Juga:  Gema Pembebasan: Reformasi saja tak Cukup

“Untuk tahun ini, panitia akan melakukan sistem penilaian pada kategori dressage, di mana setiap pemenang ditentukan dengan point paling tinggi dari juri. Sementara Showjumping untuk pemenang ditentukan dari waktu tercepat menyelesaikan rintangan dan jumlah pinalti terkecil,” papar pria yang akrab disapa Pria yang akrab disapa Jhon Dayat itu.

Dayat berharap, melalui event kejuaraan ini, wisata olahraga akan berimbas pada daya tarik pengunjung untuk berwisata ke Embung Tambakboyo.

Baca Juga:  Reformasi Birokrasi, Sultan: Kalau tak Mau Berubah, ya tak Tinggal

“Kejuaraan ini bisa sekaligus menjadi salah satu destinasi wisata alternatif sport karena selain para pengunjung dan penggiat menikmati suguhan para atlet berkomoetisi, juga bisa berwisata dan menikmati keindahan Embung Tambakboyo,” imbuhnya. (Ed-04)