Raja Malaysia Kunjungi Keraton Yogya

Kedatangan Raja Malaysia (kiri) disambut GKR Mangkubumi (kanan) di depan Regol Keben Keraton Yogyakarta, Rabu (28/8/2019). (Dok. Kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong XVI Al-Sultan Abdullah Al-Mustafa Billah Shah Ibni Almarhum Sultan Haji Ahmad Shah Al-Musta’in Billah bersama rombongan berkunjung ke Keraton Yogyakarta, pada Rabu (27/8/2019).

Kedatangan Raja Malaysia bersama permaisuri dan tiga putrinya yang tiba di Keben Keraton sekitar pukul 11.30 WIB, disambut oleh putri-putra menantu Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X. Diantaranya, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi, GKR Condrokirono, GKR Maduretno, GKR Bendoro. Selain itu juga dua putra menantu Sultan, yakni Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Notonegoro, dan KPH Proboningrat.

Rombongan dari Negeri Jiran ini kemudian disambut oleh Sri Sultan HB X dan GKR Hemas beserta Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Pakualam X dan permaisurinya, di Regol Donopratopo. Lalu mereka kelakukan pertemuan tertutup di Gedong Jene.

Usai pertemuan, rombongan Raja Malaysia diajak mengunjungi pameran koleksi benda bersejarah di Tratag Gedong Proboyekso, serta menikmati tarian Lawung Jajar di Bangsal Kencono, dan ditutup dengan makan siang di Bangsal Manis.

Keluarga Raja Malaysia dan keluarga Sri Sultan HB X dan KGPAA Pakualam X berfoto bersama usai menggelar pertemuan tertutup di Gedong Jene, Rabu (28/8/2019). (Dok. Kabarkota.com)

Usai melakukan pertemuan sekitar 1.5 jam, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengaku, dalam kunjungan kenegaraan Raja Malaysia yang pertama kali ini, mereka hanya “ngobrol” saja, tanpa ada pembicaraan lain-lain.

“Hanya ngobrol saja, karena kebetulan kan istrinya sering ke sini. Kedua, beliau pernah bertemu dengan saja di tahun 1993 (sebelum diangkat menjadi Raja Malaysia),” jelas Sultan.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY, Gatot Saptadi menambahkan, selain keluarga kerajaan Malaysia, turut serta dalam rombongan kali ini, duta besar kedua negara, Menteri Perekonomian Malaysia, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI, dan sejumlah pejabat lainnya.

“Ini sifatnya kunjungan kenegaraan, setelah bertemu pak Presiden, Joko Widodo,” tegas Gatot.

Namun demikian, pihaknya tak mengetahui secara persis pembicaraan dalam pertemuan antara dua raja tersebut.

“Tadi pembicaraan keluarga di Gedong Jene, kemudian menikmati performance tarian,” ucapnya.

Selain mengunjungi Keraton Yogyakarta, rombongan Raja Malaysia juga diajak berkunjung ke pusat kerajinan Perak di Kotagede Yogyakarta. (Rep-01)