Saat Ramadhan, Presiden Inginkan Harga Daging Turun

Ilustrasi (riauonline.co.id)

JAKARTA (kabarkota.com) – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) meminta, agar harga berbagai komoditas pangan saat Ramadhan diturunkan, terutama harga daging di pasaran.

Hal itu sebagaimana diutarakan Sekretaris Kabinet (Seskab), Pramono Anung usai menggelar rapat terbatas persiapan Lebaran, di Jakarta, Selasa (26/4/2016) petang.

“Sebagai contoh, harga daging sekarang sekitar Rp120 ribu per kg, Presiden meminta untuk bisa diturunkan pada saat Ramadhan dan Lebaran itu di bawah Rp80 ribu per kg,” kata Pramono seperti dikutip laman Setkab, Rabu (27/4/2016).

Baca Juga:  Angkasa Pura 1 Yogyakarta Prediksi Penumpang Pesawat saat Mudik Turun 40%

Guna menurunkan harga tersebut, lanjut Pramono, perlu ada upaya, utamanya bagi birokrasi yang memberikan perizinan di kementerian tertentu. Yang mempersulit izin, memperlama izin, lanjut Seskab, Presiden telah memerintahkan untuk diganti, dicopot.

“Jadi tidak boleh bermain-main dengan hal yang berkaitan dengan ketersediaan untuk masyarakat dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, dan juga Idul Fitri,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Seskab, hal yang berkaitan dengan keamanan, transportasi, kemudian BBM dan energi juga diminta untuk dijaga.

Baca Juga:  Aliansi Buruh: Perusahaan Jepang Tutup karena Pasar Cina yang lebih murah

Ia menyebutkan, akan diadakan rapat terbatas sekali lagi guna membahas evaluasi dari persiapan, terutama beberapa komoditas utama, yaitu daging, minyak, harga beras.

Sementara, Menko Perekonomian, Darmin Nasution menambahkan, selain beras, daging, dan minyak, ada juga beberapa komoditi lain yang tidak sepenting beras, tetapi sangat banyak digunakan di rumah tangga yang harganya juga agak naik hari-hari ini.

Komoditi itu, kata Darmin, adalah bawang putih, bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit. Itu karena harganya juga sedang meningkat. (Rep-03/Ed-03)