Saranglidi Harapkan Gedung SD yang Mangkrak “Dihidupkan” Kembali

Salah satu sudut SD Negeri Jetis di Dusun Dukuh, Sidoagung, Godean, Sleman, Yogyakarta yang diperkirakan mangkrak sekitar 10 tahun lalu. Berdasarkan penelusuran Sabtu (22/11) kini, gedung yang kondisinya memprihatinkan tersebut dimanfaatkan warga setempat untuk budidaya jamur tiram dan arena olah raga. (Sutriyati/kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Sekretaris Jenderal LSM Peduli Pendidikan, "Sarang Lidi" Yogyakarta, Yuliani berharap, agar bangunan-bangunan sekolah, khususnya Sekolah Dasar (SD) yang mangkrak pasca kebijakan regrouping "dihidupkan" kembali.

Baca Juga:  Kisah Anak Pengumpul Kertas Roti Masuk UGM

Harapan itu disampaikan Yuli menanggapi temuan kabarkota.com terkait bangunan SD Jetis Godean yang sejak sekitar 10 tahun lalu hingga kini tak difungsikan lagi.

"Ironis sekali, sementara banyak anak sekolah yang membutuhkan tempat belajar-mengajar yang layak dan mudah dijangkau," ucap Yuli melalui sambungan telepon, Sabtu (22/11) malam.

Menurutnya, hal itu penting guna memberikan akses pendidikan dasar yang lebih mudah dijangkau oleh orang tua maupun warga sekitar. Mengingat, saat ini, anak-anak usia sekolah sangat rawan menjadi korban kejahatan ketika sekolahnya jauh dari tempat tinggalnya.

Baca Juga:  Ketika Anak Terlibat Kekerasan, Keluarga Benteng Utama

"Itu bukan salah warga. Seharusnya pihak dinas memfasilitasi dengan menempatkan guru yang berkualitas. Terlebih sekarang rekrutmen untuk guru-guru PNS terbuka lebar," anggapnya.

Untuk itu Yuli menyarankan, agar masyarakat sekitar bisa mengajukan surat permohonan kepada Bupati yang ditembuskan ke anggota dewan setempat. Bahkan jika memungkinkan, lanjut Yuli, masyarakat juga bisa mengirim surat ke Mendikbud.

"Saya kira Anies Baswedan (Mendikbud) paham tentang hal itu," kata Yuli.

Baca Juga:  Mahasiswa Sudan di Indonesia masih Minim, Ini Alasannya

Sebelumnya, hari ini (22/11) kabarkota.com melakukan penelusuran di salah satu SD yang telah ditutup karena kehabisan murid, sejak sekitar 10 tahun lalu. Kini, gedung sekolah yang kondisinya mengenaskan tersebut, dimanfaatkan warga sekitar untuk budidaya jamur tiram, dan lapangan voli. (Baca juga: Ironi SD Negeri Tak Terurus di Kota Pelajar Yogya)

SUTRIYATI