TAMARA, Idola Pengunjung Perpustakaan Kota Yogyakarta

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Jarum jam menunjukkan angka 10. Ratusan motor tampak berjejer di halaman bangunan yang terletak di pusat kota Yogyakarta itu. Sebagian pengunjung masuk ke dalam ruangan. Namun sebagian lagi memilih duduk di gazebo yang disediakan di halaman.

Tapi jangan salah. Para pengunjung itu tidak sedang mendatangi tempat hiburan yang jamak dikunjungi banyak orang. Mereka sedang mendatangi perpustakaan yang oleh sebagian masyarakat dianggap membosankan.

Pemandangan itulah yang setiap hari tersaji di Perpustakaan Kota Yogyakarta. Selain menyediakan buku terbitan lama hingga terbaru, fasilitas publik milik Pemerintah Kota Yogyakarta ini juga menyediakan akses wifi gratis untuk pengunjung. Layanan itu diberi nama TAMARA, singkatan dari Taman Masyarakat Sambung Rasa.

Layanan TAMARA menjadi idola pengunjung perpustakaan. Setiap hari, lebih dari 200 pengunjung datang hanya untuk memperoleh layanan itu. Setidaknya, begitulah pengakuan Bagus, karyawan Perpustakaan Kota Yogyakarta di sela-sela melayani pengunjung. Baik Gazebo maupun shelter yang disediakan di halamaan untuk mengakses layanan TAMARA selalu penuh. Setiap sudut bangunan pun termanfaatkan.

Baca Juga:  Diisukan Memasang Perangkat Deteksi Dini Gempa, Ini Penjelasan PLN

Menariknya, untuk memperoleh layanan TAMARA, tidak harus menjadi anggota perpustakaan. Hanya dengan mengisi buku tamu, user name dan password pun sudah berada di tangan. Berbekal itu, pengunjung siap berselancar di internet, dengan kecepatan akses 7 MBPS.

Seakan ingin melayani semua kalangan, Perpustakaan Kota Yogyakarta pun berpacu menyediakan layanannya. Ada Blind Corner yang dikhususkan untuk penyandang tunanetra agar memperoleh akses informasi setara dengan pengunjung lain. Adapula Digital Library yang menyediakan koleksi buku-buku digital.

Baca Juga:  Forpi Minta Perwal tentang Minimarket di Kota Yogya Ditinjau Ulang

Pengunjung anak-anak juga memperoleh perhatian khusus di perpustakaan yang beralamatkan Jalan Suroto No. 9 Kotabaru Yogyakarta itu. Mereka dimanjakan dengan ruang berdesain menarik di lantai 2, dan buku-buku anak berbagai judul dari dalam dan luar negeri.

Bahkan, untuk memberi kemudahan kepada anggota perpustakaan, layanan JAMILA pun disediakan; sebuah layanan delivery service bahan perpustakaan kepada masyarakat yang tidak sempat datang ke perpustakaan. Caranya pun sangat mudah. Cukup mengirim pesan melalui website perpustakaan.jogjakarta.go.id atau melalui sms ke kontak yang telah disediakan. Menikmati perpustakaan pun seakan tak ada sekat lagi.

Perpustakaan yang memiliki slogan “The Dynamic Library” ini benar-benar membuktikan slogannya. Bukan hanya layanannya yang dinamis, untuk menjadi anggota pun sangat mudah. Hanya berbekal KTP Daerah Istimewa Yogyakarta sudah memenuhi syarat untuk mengajukan keanggotaan.

Baca Juga:  Peringatan Hari Anti Korupsi, Yogyakarta Diwarnai Sejumlah Aksi

Sofiah, pengunjung yang mendaftarkan diri menjadi anggota perpustakaan, Selasa (27/09/2016) menuturkan, modalnya hanya KTP yang akan dicopy oleh petugas, dan mengisi formulir pendaftaran yang isiannya sangat sederhana, lalu diakhiri dengan berfoto yang peralatannya sudah disediakan oleh perpustakaan. “Tunggu 10 menit, kartu anggota sudah bisa dibawa pulang,” kata Sofiah.

Perpustakaan Kota Yogyakarta, setidaknya telah membuktikan diri sebagai fasilitas publik yang layanannya tidak hanya lengkap dan mudah diakses, tapi juga menyenangkan. Ia seakan ingin menjawab kebutuhan masyarakat yang rindu hadirnya perpustakaan yang menarik. Anda mau mencoba? (Rep 01/ Ed-01)