Tiga Jabatan Menteri Koordinator Dipegang Parpol Pendukung Jokowi?

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Direktur IndoStrategi, Andar Nubowo memprediksi tiga jabatan Menteri Koordinator (Menko) dalam kabinet Jokowi – JK akan diserahkan kepada partai politik, khususnya tokoh-tokoh yang dianggap senior dalam partainya.
Andar menyampaikan prediksi tersebut menyusul telah diumumkannya postur kabinet Jokowi – JK, pada Senin (15/9) malam.
"PDIP saya rasa akan memegang dua Menko (Menko ekonomi dan Menko Polhukam), sedangkan Menko Kesra kemungkinan akan diberikan ke Nasdem," sebut Andar kepada kabarkota.com melalui sambungan telepon.
Baca Juga:  BMKG: Gelombang Tinggi Di Laut Selatan Jawa hingga 14 Juli
Menurutnya, jabatan tersebut merupakan posisi-posisi yang strategis dalam pemerintahan sehingga besar kemungkinannya akan diserahkan kepada parpol yang telah memberikan dukungan besar atas kemenangan Jokowi – JK.
Terkait dengan formasi 34 kabinet yang terbagi atas 18 profesional, dan 16 politisi profesional ini dalam rangka mengakomodir berbagai kepentingan. Ia juga menganggap postur yang tidak berubah dari jumlah kabinet sebelumnya ini juga menunjukkan kuatnya pengaruh JK dalam penyusunan kabinet di pemerintahannya. Mengingat JK merupakan kreator dari formasi kabinet tersebut di era sebelumnya.
Baca Juga:  Empat Karyawan PT Freeport Tewas, JATAM Salahkan Negara
Meski begitu Andar menilai sebagai bentuk kewajaran, sebagai jalan tengah atas berbagai kepentingan para pendukung Jokowi – JK selama ini. Hanya saja pihaknya berharap, agar nantinya kubu mereka tidak menggoda koalisi Merah Putih sebagai oposan, yang akan menjadi penyeimbang pemerintah nantinya.
Kondisi ini, sambung Andar, mirip dengan simulasi yang dilakukan IndoStrategi yang memprediksi akan munculnya matahari kembar ketika Jokowi – JK dipasangkan dan memenangkan Pilpres 2014 ini.
Baca Juga:  Ratusan Pelajar SMA/SMK dari 30 Kota akan Ikuti Kemah Pancasila di Yogya
Oleh karenanya, Andar meminta agar nantinya Jokowi tidak mudah kompromi dengan gagasan-gagasan yang dimilikinya dalam memimpin Indonesia ini ke depan.
"Sekarang ini kan rakyat sedang membeli janji-janjinya Jokowi," tegas Andar. (tri/foto: liputan6.com)