Tips Membangun Video Branding di Media Sosial

Seminar tentang Instagram, di Jogja ukm collaborexpo 2018, Sabtu (27/10/2018). (dok. kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Generasi milenial hampir tak bisa dilepaskan dari yang namanya gadget, utamanya handphone. Instagram adalah salah satu media sosial yang paling banyak diakses oleh generasi ini.

Seiring semakin besarnya angka pengguna Instagram, maka ini kemudian banyak dibidik untuk berbisnis. Mulai dari berjualan produk hingga jasa promosi produk di media sosial atau yang banyak dikenal juga sebagai endorsement.

Pada dasarnya, merintis usaha di media sosial itu juga gampang-gampang sulit. Gampang jika sudah tahu ilmunya, tapi bisa menjadi sangat sulit ketika memang belum menemukan formulanya.

Nah, jika kamu termasuk yang ingin atau tengah merintis bisnis melalui media sosial, khususnya instagram, ada baiknya mempelajari tips dari instagram expertise, Latif Setiawan berikut ini.

Menurutnya, sekitar 60% pengguna media sosial itu mengakses video dibandingkan foto. “Ini tandanya, masa depan media sosial adalah video,” kata Latif dalam seminar tentang Instagram, di Jogja ukm collaborexpo 2018, Sabtu (27/10/2018).

Karenanya, Latif menyarankan, agar para pelaku usaha yang menggunakan intagram sebagai sarana promosi, perlu mulai membangun branding produk atau usahanya dengan menggunakan video.

Pria ini menyebut ada lima hal penting yang perlu diperhatikan dalam membuat video branding di media sosial. Lima hal itu adalah video testimoni, detail produk, titorial, edukasi, dan behind the scene.

Testimoni dan detail produk, sebut Latif, penting untuk meyakinkan pelanggan. Sedangkan tutorial, edukasi dan behind the scene diperlukan untuk membangun engagement atau interaksi di media sosial.

Selain itu, tools seperti live streaming, stories, DM di Instagram, serta [email protected] dan whatsapp juga penting untuk mengoptimalkan promosi dan layanan kepada pelanggan. (Rep-03)