Transformaking 2016 Akan Angkat Tema Tanah dan Air

Jumpa pers tentang transformaking 2016 di Ndalem Wironegaran Yogyakarta, Jumat (18/3/2016). (januardi/kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com)- Sebuah acara internasional Transformative Making atau Tranformaking 2016 akan kembali digelar di Yogyakarta. Tepatnya pada 29 September – 2 Oktober 2016, di Jogja Nasional Museum (JNM) Yogyakarta.

Sebuah event yang menjadi perkumpulan kelompok masyarakat dari berbagai lapisan ini, nantinya akan mengangkat tema “tanah & air” sebagai manifestasi dari filosofi visi misi Yogyakarta Among Tani Dagang layar.

Baca Juga:  3 Pelaku Pengroyokan di Jalan Tamansiswa Yogya Tertangkap

“Transfor itu artinya kami ingin mendorong bangsa ke arah yang lebih sejahtera, aman dan produktif. Sedangkan making itu adalah budaya pemanfaatan teknologi pada lapisan masyarakat akar rumput,” kata Ilham Akbar Habibie, selaku Steering Committee acara, di ndalem Wironegaran Yogyakarta, Jumat (18/3/2016)

Kepada wartawan, Ilham menjelaskan, pemilihan tema “tanah & air” memiliki makna untuk lebih menyisir segala aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Mulai dari aspek tani, nelayan, hingga energi.

Baca Juga:  Lakukan dan Jangan Lakukan Ini di Bali!

“Yang jadi pembeda pada tahun ini mungkin tema dan konsepnya. Kalau kemarin ada delapan tema, sekarang kita hanya dua tema yaitu tanah dan air. Tapi yang mejadi benang merahnya tetap sama, teknologi yang mampu untuk dijangkau oleh semua lapisan masyarakat,” imbuhnya.

Ilham mengatakan, nantinya acara tersebut akan turut melibatkan banyak pihak yang memiliki kreativitas tinggi. Seperti kelompok tani, karangtaruna, hingga pesantren. Diperkirakan nantinya akan ada lebih kurang 30 tamu negara, lebih dari 100 peserta, dan 30 an komunitas kreatif yang akan diundang. (Ed-03)

Baca Juga:  Peringati 30 Tahun Masehi Sri Sultan HB X Bertahta, Puluhan Manuscrip Keraton akan Dipamerkan

Kontributor: Januardi