Virus Ebola Telah Mematikan 4.447 Orang


Ilustrasi sejumlah petugas kesehatan mengevakuasi korban virus ebol. (Sumber foto: BBC)


NEW YORK (kabarkota.com) – Salah satu organisasi di bawah naungan PBB di bidang kesehatan, World Health Organisation (WHO), menginformasikan, hingga saat ini korban meninggal dunia akibat virus ebola telah mencapai 4.447 orang. Dari sebagian besar korban itu berasal dari kawasan Afrika Barat.

Asisten Direktur Jenderal WHO, Bruce Aylward mengungkapkan jumlah kasus baru berkenaan virus itu bisa mencapai 10.000 buah setiap pekan dalam dua bulan mendatang. “Prediksi itu bisa terjadi apabila tidak ada upaya antisipasi yang ditingkatkan,” kata Aylward seperti dilansir BBC, Rabu (15/10).

Baca Juga:  Akhirnya, Obat Penyakit Ebola Ditemukan

Sementara itu, beberapa negara yang paling parah terkena virus ebola diantaranya Sierra Leone, Liberia, dan Guinea. Jumlah pasien di tiga negara tersebut, menurut Aylward, dapat meningkat pesat lantaran tingkat rata-rata kematian pasien yang terjangkit virus ebola mencapai 70%.

"Di beberapa daerah tertentu, jumlah kasusnya menurun. Namun, bukan berarti akan mendekati nol," tuturnya.

Untuk mengantisipasi menyebarnya virus itu, beberapa negara mulai mengetatkan pemeriksaan di bandara. Bandara John F Kennedy di New York, Amerika Serikat, akan mulai memeriksa suhu tubuh setiap penumpang yang tiba dari Guinea, Liberia dan Sierra Leone. Pengamanan serupa juga dilakukan di Bandara Heathrow dan Bandara Gatwick, London.

Baca Juga:  Akses Facebook akan Jangkau Daerah Terpencil

AHMAD MUSTAQIM