Rudal Pasopati Hasil Riset UGM Sukses Uji Terbang, Teknologinya Canggih

Foto: Humas UGM

SLEMAN – Rudal Pasopati generasi pertama karya dosen UGM sukses melakukan uji terbang di lapangan udara Gading, Wonosari, Yogyakarta. Rudal yang memiliki panjang 170 cm, diameter 17 cm, berat kosong 0,9 kg ini menggunakan electric ducted fan (EDF) yang kekuatannya mirip dengan turbojet namun memiliki keuntungan tambahan yaitu lebih mudah dikendalikan.

Selain itu, penggunaan EDF pada tahap awal ditujukan untuk mendapat data kendali untuk perkembangan selanjutnya. Tim rudal UGM tersebut beranggotakan M. Agung Bramantya, Ph.D., Iswandi, M.Eng., dan Isnan Nur Rifai, M.Eng.

Menurut M. Agung Bramantya, Ph.D yang memimpin uji terbang di Lanud Gading, hasil uji terbang pada hari itu rudal Pasopati berhasil take off dan terbang dengan stabil, mampu menyelesaikan misi jelajah secara autonomus dengan ketinggian 100 m, kecepatan maksimum 130 km/jam dan jarak 5 km untuk waktu terbang sekitar 3 menit.

“Rencana ke depan akan menambah jarak tempuh dengan menggunakan pendorong turbojet, menguji kecepatan maksimum, menambah akurasi dan membuat sistem produksi yang lebih efisien,”tambah Agung.

Ia menjelaskan penelitian rudal merupakan hal strategis yang harus dikuasai oleh suatu bangsa yang ingin berdaulat.

Penelitian rudal UGM yang dinamakan Pasopati ini direncanakan dalam waktu tiga tahun. Dr. Gesang Nugroho sebagai ketua penelitian yang didanai oleh Kemenristekdikti melalui skema Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi menyampaikan bahwa tahun pertama 2017 ini difokuskan pada desain dan manufaktur rudal dengan jarak tempuh 30 – 50 km. Jarak tempuh dan akurasi terus ditingkatkan hingga pada tahun ketiga mencapai target 100 km.

“Rudal elektrik tahun pertama ini didesain untuk dapat melakukan misi penyerangan target atau sasaran diam dengan terbang rendah agar tidak terdeteksi radar,”kata Gesang, Minggu (12/11).

Adapun rudal Pasopati yang dikembangkan, kata Gesang, mempunyai beberapa data, yaitu penggerak elektrik menggunakan Electric Ducted Fan (EDF), jarak jangkauan sejauh 30 – 50 km, kecepatan jelajah berkisar 100 – 200 km/jam dan mampu membawa payload kurang lebih 2 kg. Sementara itu, desain rudal Pasopati ini sudah menyelesaikan tahap Design Requirement and Objective (DRO), Conseptual Design, Preliminary Design dan terakhir Detail Design.

“Seperti kita ketahui, Pasopati merupakan nama senjata Arjuna dalam tokoh pewayangan. Pasopati serupa anak panah yang mampu melesat dengan kecepatan, akurasi dan kemampuan yang luar biasa. Dari Panah Pasopati itulah tim rudal UGM terinspirasi,” urainya. (Humas UGM)

Editor: Aras